Sabtu, 08 Juni 2013

MID 2 PIA


PERUSAHAAN BISNIS

D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
RATI YUNIAR
061230601215






BAB I
PENDAHULUAN


I.I        LATAR BELAKANG
Bisnis restoran di Indonesia mulai banyak dikembangkan dengan sistem usaha waralaba. Sistem ini dianggap menguntungkan karena merupakan sistem perdagangan yang kebal resesi ekonomi. Manajemen dan tingkat profitabilitas perusahaan dapat stabil, sehingga bisa memberikan keuntungan timbal balik antara perusahaan induk dan perusahaan yang melakukan kerja sama dengan sistem waralaba. Selain itu, semakin banyak perusahaan yang melakukan waralaba dengan membuka cabang-cabang baru di daerah, maka usaha yang dijalankan akan semakin cepat dikenal karena masyarakat akan dengan mudah memperoleh produk yang diinginkan. Hal ini disebabkan oleh sistem yang mengharuskan setiap cabang mempunyai standar yang sama dengan perusahaan induk. Semua yang ada di perusahaan induk ada di setiap perusahaan cabang, walaupun perusahaan tersebut tergolong masih baru. Standar yang diberikan oleh perusahaan induk tidak saja menyangkut masalah makanan, tetapi juga menyangkut sistem pelayanan, promosi, desain interior, persyaratan lokasi, manajemen, budaya perusahaan dan lain sebagainya. Sistem waralaba pada dasarnya adalah salah satu metode perluasan pasar yang dilakukan oleh perusahaan yang telah mantap atau mapan dan punya nama. 
            Salah satu  restoran waralaba yang berada di Palembang adalah Rumah Makan Pecel Lele Lela. Menu makanan pecel lele sudah tidak asing lagi kita dengar. Hampir sepanjang jalan dapat kita temukan warung kaki lima yang menjual pecel lele. Akan tetapi kita hanya dapat menemukan warung makan yang menjual pecel lele di sore hari hingga larut malam. Disinilah hal yang membedakan Rumah Makan Pecel Lele Lela.
 Waralaba ini membidik pangsa pasar bagi penggemar makanan pecel lele di siang hari dengan memulai jam buka operasional di siang hari. Mereka juga menawarkan berbagai macam menu pecel lele yang beraneka ragam dengan harga cukup terjangkau.


I.II       TUJUAN PENULISAN

Tujuan dari observasi ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang restoran waralaba Rumah Makan Pecel Lele Lela, mulai dari sejarah, struktur organisasi, jenis kerjasama, hingga status pegawai tersebut.


BAB II

TEORI-TEORI ADMINISTRASI

            sSD
Secara etimoligi istilah administrasi berasal dari bahasa Belanda administrative yang berarti tata usaha mencakup (stelselmatige verkrijging en verwerking van gegeven), manajemen kegiatan organisasi (bestuur) dan manajemen sumber daya seperti keuangan, personalia, dan keuangan (beheer). Kemudian kata administrasi berasal juga dari bahasa inggris adminisrtration yang diartikan sebagai mengelola (to manage) atau menggerakkan (to direct).

Dan administrasi terbagi menjadi dua bagian yaitu:
1.    Administrasi dalam Arti Sempit
Administrasi dalam arti sempit merupakan penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis dengan maksud untuk menyediakan keterangan serta mempermudah mendapatkan kembali secara keseluruhan dan dalam hubungannya satu sama lain. Data dan informasi berkaitan dengan kegiatan organisasi, baik untuk kepentingan intern dan ektern. Administrasi dalam arti sempit lebih tepat disebut tata usaha (clerical work, office work). Beberapa ahli mengemukakan definisi administrasi dalam arti sempit atau tata usaha sebagai berikut:
-       Atmosudirjo (1980) menyatakan tata usaha prinsipnya adalah pekerjaan pengendalian informasi (handling of information).
-       J. Wajong (1962) menyatakan administrasi meliputi pekerjaan tata usaha yang bersifat mencacat semua yang terjadi dalam organisasi untuk menjadi bahan keterangan dan pertimbangan bagi pimpinan.

-       Reskohadprawiro (1984) menyatakan administrasi mrupakan tata usaha yang mencakup setiap pengaturan yang rapi dan sistematis serta penentuan fakta-fakta secara tertulis dengan tujuan memperoleh fakta dengan fakta lainnya.

2.    Administrasi dalam Arti Luas
Sebenarnya arti administrasi sangat luas seperti yang dikemukakan oleh para pelopor teori administrasi seperti Henry Fayol. Sesungguhnya istilah administrasi berhubungan dengan kegiatan kerjasama yang dilakukan manusia sekelompok orang sehingga tercapai tujuan yang diharapkan.
Menurut The Liang Gie (1980) admininstrasi merupakan rangkaian kegiatan yang dilakulan oleh sekelompok orang dalam suatu ikatan kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Ilmu yang mempelajari tentang aktivitas kerjasama yang bersifat kooperatif fan terorganisasi secara baik untuk mencapai tujuan adalah Ilmu Administrasi.
Ada beberapa definisi yang menjelaskan tentang administrasi dalam arti luas, yaitu :
-       The Liang Gie (1980) menyatakan administrasi merupakan keseluruhan rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilaksanakan oleh sekelompok orang dalam kerjasam mencapai tujuan tertentu.
-       Siagian (1980) menyatakan administrasi merupakan keseluruhan proses pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang terlibat dalam suatu bentuk usaha kerjasam demi terciptanya tujuan yang ditentukan sebelumnya.
-       Ensiklopedi Indonesia (1980) menyatakan adminstrasi meliputi semua proses pelaksanaan tindakan kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
-       Robbins (1983) menyatakan administrasi merupakan keseluruhan proses dari aktivitas pencapaian tujuan secara efisien dengan dan melalui orang lain.
-       Waldo (1971) menyatakan administrasi merupakan daya upaya manusia yang kooperatif yang mempunyai tingkat rasionalitas tinggi.




BAB III
PEMBAHASAN


III.I       Sejarah
Pecel Lele Lela didirikan pertama kali oleh Bapak Rangga Umara pada  tahun 2006 di Kalimalang Jakarta. Merek Pecel Lele Lela merupakan singkatan  dari Pecel Lele Lebih Laku. Rangga Umara memilih Pecel Lele karena pasarnya yang sudah sangat luas dan sudah dikenal diseluruh Indonesia. Usaha pecel lele selalu eksis dimana-mana dan tidak pernah mengenal krisis, hal ini disebabkan oleh bahan baku lele yang mudah di dapat dan margin penjualannya yang sangat tinggi.
Rangga Umara adalah seorang pengusaha muda yang memang sangat gemar dengan makanan pecel lele, beliau melihat fenomena dari trend warung pecel lele dengan menu yang sudah sangat banyak dan umum maka beliau mencari ide untuk dapat mengembangkan usaha pecel lele dengan konsep modern dan meracik menu pecel lele dengan variasi produk yang inovatif dan unik.
Pada tahun 2008, Rangga Umara mengembangkan usaha pecel lelenya dengan sistem franchise yang dinilai lebih efektif dan dapat menjaga keaslian citarasa khas dari menu-menu yang disajikan oleh Pecel Lele Lela. Pecel Lele Lela yang pertama dan satu-satunya memberikan nilai tambah pada usaha pecel lele, sehingga Pecel Lele Lela sangat Optimis dan yakin Pecel Lele Lela akan menjadi Pionir serta Pemimpin pasar usaha pecel lele modern di Indonesia dan Mancanegara. Sesuai dengan mottonya, “Bersama Kami PECEL LELE AKAN MENDUNIA”.
Keunggulan dari restoran Pecel Lele Lela, yaitu menyediakan berbagai macam hidangan olahan ikan lele dan juga ayam yang tentunya dengan kualitas rasa dan juga berbagai jenis makanan pelengkap “camilan” dan minuman. Jasa yang ditawarkan restoran Pecel Lele Lela adalah delivery order dan juga dapat di pesan untuk acara-acara tertentu. Selain itu, dekorasi ruangan yang bernuansa
“hijau putih kuning” dan dilengkapi dengan televisi serta kipas angin yang akan membuat konsumen merasa nyaman berada di restoran Pecel Lele Lela.

III.II    Mengenai Lele Lela
            Rumah makan Pecel Lele Lela merupakan pelopor masakan lele modern yang ada di Indonesia. Rumah makan ini  menyajikan berbagai menu masakan yang unik dengan menu utamanya adalah Lele. Merek Pecel Lele Lela merupakan singkatan dari Pecel Lele Lebih Laku. Awal berdirinya rumah makan ini adalah untuk membidik pangsa pasar di kalangan mahasiswa yang ada di kota Depok. Ruangan Pecel Lele Lela ini beratmosfir layaknya sebuah restoran siap saji, dengan dominasi warna hijau dan kuning. Ini juga yang membedakan dengan sajian lele kaki lima. Apalagi dengan sambutan para pramusaji yang selalu menyapa ramah siapa saja yang datang. Jangan heran jika di sini sapaan pramusaji selalu selamat pagi dan tidak pernah ada selamat siang, sore atau pun malam, karena pagi melambangkan keadaan yang selalu segar.
            Dalam pemilihan bahan baku untuk menu utama makanan, Pecel Lele Lela cukup selektif dalam segi kualitas. Mereka memiliki standar sendiri terhadap ukuran lele yang akan dijual. Hal ini jelas membedakan mereka dengan para penjual pecel lele di pinggir jalan. Biasanya Pecel Lele Lela sudah mempunyai pemasok tersendiri untuk memenuhi bahan baku utama masakannya. Selain itu mereka juga bermitra dengan para peternak lele sehingga membantu para peternak lele dalam memasarkan hasil budidayanya.
Di Pecel Lele Lela ini, lele disajikan bukan sekadar menu biasa tapi sebuah pengolahan daging lele yang memungkinkan bumbu meresap sempurna. Sebelum diolah, lele mentah dimasukkan ke dalam bumbu ungkep dasar rahasia. Dengan cara itu, tekstur daging pun terasa lebih lembut dan rasa amis tidak terasa lagi. Kecuali dagingnya lembut, tulang kepalanya terasa renyah. Harga menu berkisar antara Rp 6.000,- hingga Rp 12.000.
Bagi yang tidak menyukai menu lele, Pecel Lele Lela juga menyediakan menu selain ikan lele sebagai variasi dari sajian menu diantaranya adalah ayam bakar madu, tumis toge, dan cah kangkung. Semua menu tersebut sangat terjangkau harganya, terutama bagi kalangan anak kos.
Pelayanan Rumah Makan Pecel Lele Lela cukup memuaskan. Pesanan makanan diantar tidak terlalu lama. Tempatnya juga selalu bersih membuat para konsumen merasa nyaman. Setiap konsumen datang dan pergi selalu disambut dengan sapaan yang serempak dari para pelayan. Namun bukan berarti tidak ada kekurangan. Menurut kami kekurangannya tempatnya kurang luas sehingga berpengaruh terhadap daya tampung konsumen terutama pada saat hari sabtu dan minggu dimana para konsumen yang datang sangat banyak. Masakan yang enak, harga terjangkau, serta pelayanan yang ramah dan memuaskan membuat para konsumen tertarik untuk kembali lagi.  

 III.11   Struktur Organisasi
            Struktur organisasi merupakan suatu susunan dan hubungan antar tiap bagian  serta posisi yang ada pada satu perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional guna mencapai tujuan perusahaan. Struktur organisasi merupakan spesifikasi pekerjaan yang harus dilakukan di dalam suatu organisasi, sehingga tanpa adanya suatu struktur organisasi yang baik, perusahaan tersebut tidak akan berjalan dengan lancar.
Berikut di bawah ini adalah sturktur organisasi dalam Perusahaan Lele Lela:




Tim manajemen restoran Pecel Lele Lela di Bogor berjumlah 9 orang, yaitu dua  orang pemilik perusahaan, satu orang manajer, enam orang  karyawan  yaitu  pada  dua orang waiters, satu orang kasir, dua orang kasir, satu orang staf  pengantar. Masing-masing staf mempunyai spesifikasi pekerjaan sesuai tugas dan  tanggung jawabnya. Spesifikasi pekerjaan ini dilakukan untuk memudahkan  dalam melakukan pekerjaan, efektivitas dan juga optimalisasi dalam melakukan  pekerjaan.

III.II    Unsur-Unsur
            Unsur-unsur yang terkandung dalam perusahaan Lele Lela tersbut adalah :
1.      Organisasi
2.      Manajemen
3.      Komunikasi
4.      Kepegawaian
5.      Keuangan
6.      Perbekalan
7.      Tata Usaha
8.      Perwakilahn atau Hubungan Masyarakat


III.IV  Jenis Kerjasama
            Jenis kerjasama berdasarkan aspek yang melatarbelakangi tebentuknya atau dilakukannya kerjasama dapat dibadakan menjadi, yaitu:
1.      Menurut Pelaku, dibedakan menjadi:
a.       Kerjasama Individual
b.      Kersama Organisasional
2.      Menurut bentuknya, dibedakan menjadi:
a.       Kerjasama Formal (formal cooperation)
b.      Kerjasama Informal (informal cooperation
3.      Menurut daya ikatan, dibedakan menjadi:
a.       Kerjasama Sukarela (voluntary cooperation)
b.      Kerjasama Terpaksa (antaginistic cooperation)
4.      Menurut Waktu, dibedakan menjadi:
a.       Kerjasama Sementara (temporally cooperation)
b.      Kerjasama Periodic (periodically cooperation)
c.       Kerjasama Berkesinambungan (continuosly cooperation

5.      Menurut Kepentingan, dibedakan menjadi:
a.       Kerjasama Atas Dasar Kepentingan Ekonomi
b.      Kerjasama Atas Dasar Kepentingan Politik
c.       Kerjasama Atas Dasar Kepentingan Sosial
d.      Kerjasama Atas Dasar Kepentingan Pertahanan
6.      Menurut Lingkungan Wilayah, dibedakan menjadi:
a.       Kerjasama Lokal
b.      Kerjasama Nasional
c.       Kerjasama Regional
d.      Kerjasama Internasional
Maka dari jenis-jenis kerjasama diatas dapat disimpulkan bahwa Perusahaan Lele Lela termasuk dalam Jenis Kerjasama Formal karena perusahaan tersebut bersifat resmi.

III.V    Faktor Motif
            Pelaksanaan kegiatan administrasi bisinis dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan. Dengan kata lain, keuntungan adalah sasaran utama dari setiap kegiatan administrasi bisnis.


III.VI    Sistem Kerja Karyawan
            Berikut adalah sistem kerja karyawan berdasarkan jabatan yang dimiliki:
1) Pemilik / Franchisee
Pemilik karena memiliki hak yang kuat atas restoran Pecel Lele Lela di  Bogor maka pemilik melakukan pemeriksaan pembukuan, keuangan serta segala  tindakan yang dijalankan oleh manajer restoran. Pemilik juga memiliki hak untuk  memberhentikan karyawan apabila melalaikan kewajiban-kewajibannya. Pemilik  tidak diwajibkan selalu ada setiap hari pada restoran Pecel Lele Lela di Bogor  dikarenakan kesibukannya mengurus bisnis yang lainnya.
2) Manajer Restoran
Manajer restoran bertanggung jawab atas kelancaran administrasi dan  operasional serta mengkoordinir segala keselarasan kegiatan di unit restoran dan  dapur dari segala aspek operasionalnya, termasuk juga terhadap pengontrolan pembiayaan dari target hasil usaha  yang selaras dengan tujuan perusahaan.
Tugas Manajer dalam bidang Administrasi:
1)      Membantu terlaksananya monitoring sistem dari makanan dan minuman dan   membuat laporan dari biaya makanan dan minuman.
2)   Menjaga/mengawasi serta memelihara mengenai cara penggunaan atau
  pemakaian dari semua peralatan/asset didalam restoran dan membuat    
  laporan  dari biaya pemeliharaan alat-alat tersebut
3)      Membuat suatu system penyimpanan data-data dari kegiatan  
       operasional secara baik dan benar
4)      Membuat dan menyimpan laporan mengenai training dari seluruh   
Staf ke dalam data pribadi dari msing-masing karyawan
5)      Ikut melaksanakan dan menerapkan kedalam pekerjaan sehari-hari bagi semua karyawan yang menyangkut peraturan/tata tertib perusahaan yang berlaku
6)   Menawarkan/mengusulkan/membuat anggaran restoran

            Tugas Manajer dalam bidang Operasional:
1)  Melakukan tugas dan bertanggung jawab kepada pemilik
2)  Membuat laporan mingguan mengenai kualitas, pelayanan dan   
     kebersihan
3)      Membuat laporan pendapatan harian dari penjualan makanan dan minuman
4 ) Membuat laporan mingguan kebutuhan operasional
5)  Membuat laporan absensi karyawan

3) Chef (Koki)
Chef bertanggung jawab atas persediaan makanan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan menu, maupun staf berdasarkan resep standard dan biaya pembuatan  makanan yang telah dianggarkan.

4) Delivery Crew (Staf Pengantar)
Delivery crew bertugas mempersiapkan perlengkapan delivery dan kondisi motor dalam keadaan baik, memastikan bahwa makanan yang dibawa sesuai pesanan konsumen, dan membuat laporan keluhan konsumen.

5) Waiter/waiteress (Pelayan)
Waiter/waiteress bertanggung jawab atas tugasnya dalam menyiapkan susunan meja yang rapih dan memberikan pelayanan dalam penghidangan makanan dan  minuman secara ramah, sopan dan efisien terhadap konsumen yang datang ke restoran sesuai standar pesanan dari konsumen.

6) Cashier (Kasir)
Cashier bertanggung jawab terhadap transaksi yang terjadi antara pelanggan restoran setiap hari. Kasir bertanggung jawab langsung terhadap keuangan.



BAB 1V

PENUTUP



IV.I     Kesimpulan

                      Dengan melalui pengamatan ini maka dapat disimpulkan bahwa bisnis restoran waralaba cukup menguntungkan. Salah satunya adalah Rumah Makan Pecel Lele Lela yang merupakan pelopor lele modern di Indonesia. Dengan sejumlah kreasi unik dari menunya, Lele Lela mampu mendongkrak gengsi lele. Kita bisa mendapatkan menu dengan harga yang cukup terjangkau.
                        Dan kita juga dapat mengetahui struktur-struktur organisasi, unsur-unsur organisasi, jenis kerjasama, hingga sistem kerja di dalam perusahaan Lele Lela tersebut berdasarkan jabatan.

  
IV.II   Daftar Pustaka


//drs.H.Malayu S.P Hasibuan/manajemen dasar,pengertian, dan masalah///edis revisi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar